kepto
MasukDaftar, gratis kok
Sesuai UU PDP No. 27/2022

Kebijakan Takedown

Hakmu untuk berkata “tidak” atas fotomu sendiri — bagaimana cara kerjanya, apa konsekuensinya, dan kenapa kami membuatnya.

Kenapa fitur takedown ini ada

Kepoto dibangun di atas satu prinsip: wajahmu adalah milikmu, bukan komoditas orang lain. Persetujuan (opt-in) yang kamu berikan di awal bukanlah kontrak permanen — UU PDP No. 27/2022 memberi setiap orang hak untuk menarik kembali persetujuan atas pemrosesan data pribadinya, kapan pun, dan hak atas citra diri melekat pada setiap orang di dalam foto, bukan hanya pada yang memotretnya.

Tombol “Ini saya, saya tidak setuju” adalah wujud nyata hak itu: satu sentuhan, tanpa formulir panjang, tanpa menunggu balasan customer service. Kami sengaja membuatnya semudah memberi izin — karena menarik izin seharusnya tidak lebih sulit daripada memberikannya.

Apa yang terjadi saat kamu menekan tombolnya

Hasilnya tergantung siapa saja yang ada di foto:

Kamu sendirian di foto

Foto dihapus permanen dari Kepoto — file aslinya dimusnahkan dari penyimpanan, bukan sekadar disembunyikan. Semua pembeli foto itu otomatis di-refund penuh.

Ada orang lain di foto

Wajahmu diburamkan permanen pada file foto — fotonya sendiri tetap ada untuk orang lain yang juga ada di dalamnya. Hak keberatanmu terpenuhi tanpa menghapus kenangan orang lain.

Pada kedua kasus, data wajahmu yang terkait foto itu (embedding hasil pencocokan) ikut dihapus, sehingga foto tersebut tidak akan pernah dicocokkan ke wajahmu lagi. Prosesnya tidak bisa dibatalkan.

Pengecualian: kalau foto itu hanya berisi wajahmu sendiri dan kamu sendiri yang sudah membelinya, tombol takedown tidak tersedia untuk foto tersebut — kamu membeli potretmu sendiri secara sadar, jadi menghapusnya lewat takedown hanya akan membatalkan pembelianmu sendiri.

Konsekuensi untuk pembeli & fotografer

Kami percaya transparansi berarti jujur soal siapa menanggung apa:

  • Jika foto dihapus total: setiap pembeli di-refund otomatis penuh, dan pendapatan fotografer dari foto itu dibatalkan. Fotografer menerima email pemberitahuan beserta alasan takedown (jika diisi).
  • Jika wajah diburamkan: foto tetap dijual dan pembelian orang lain yang sudah terjadi tetap berlaku, tanpa refund — fotonya sendiri tidak ditarik. Dua pengecualian: pembelian yang terjadi selama masa tenggang, dan pembelianmu sendiri (jika kamu sebelumnya membeli foto ini juga) tetap otomatis di-refund penuh. Unduhan ulang setelah proses ini akan mendapatkan versi yang sudah diburamkan.

Masa tenggang untuk foto bernilai transaksi besar

Foto dengan total penjualan Rp200.000 atau lebih tidak dieksekusi seketika: takedown-mu tercatat langsung, tapi dieksekusi otomatis setelah masa tenggang 24 jam. Fotografer diberi tahu saat itu juga, sehingga punya kesempatan menghubungi kami jika ada indikasi kekeliruan (misalnya salah identifikasi wajah).

Masa tenggang tidak membatalkan hak takedown-mu — hanya menundanya. Setelah 24 jam berlalu, eksekusi berjalan otomatis tanpa perlu tindakan apa pun darimu.

Batas pemakaian yang wajar

Setiap akun dibatasi maksimal 3 takedown per 30 hari. Takedown berdampak nyata pada penghasilan fotografer (refund) — batas ini menjaga fitur tetap menjadi alat perlindungan privasi, bukan alat untuk merugikan fotografer secara sengaja.

Menemukan lebih dari 3 foto bermasalah dalam sebulan? Itu bukan hal normal dan kami ingin tahu — hubungi kami lewat Profil → Kirim Masukan, tim kami akan menindaklanjuti langsung tanpa mengurangi jatah takedown-mu.

Seluruh takedown tercatat di audit log internal sebagai bukti kepatuhan, dan riwayat aksimu bisa kamu lihat sendiri di Pusat Privasi.

← Kebijakan RetensiKebijakan Wajah Biometrik →
kepto

Foto event dengan persetujuan resmi · Sesuai UU PDP No. 27/2022

PanduanKebijakan RetensiKebijakan Wajah BiometrikBeranda