Data wajah apa yang kami ambil, untuk apa dipakai, dan bagaimana kamu tetap memegang kendali penuh atasnya.
Saat kamu memberi izin untuk sebuah event, kami mengambil dua foto selfie langsung dari kamera untuk memastikan itu wajah asli, bukan foto dari foto (pengecekan liveness). Kedua foto itu diproses menjadi satu data pengenal unik wajah kamu yang tersimpan dalam bentuk angka-angka — foto selfie aslinya sendiri tidak disimpan oleh Kepoto, hanya dipakai sesaat untuk diproses lalu dihapus permanen.
Data pengenal wajah kamu dibandingkan oleh DetektifKepo — fitur pencocokan wajah otomatis milik Kepoto — dengan wajah yang terdeteksi di foto-foto event yang sama untuk menemukan foto kamu secara otomatis. Kami juga membandingkannya secara global (lintas event) untuk mencegah satu orang mendaftar dengan dua akun berbeda — bukan untuk tujuan lain.
Mencocokkan foto event ke wajah kamu secara otomatis
Mencegah pendaftaran akun ganda oleh orang yang sama
Tidak dipakai untuk tujuan lain apapun
Kadang penampilanmu di foto event berbeda dari selfie saat daftar — misalnya pakai kacamata, pencahayaan berbeda, atau sudut foto yang tidak biasa. Kalau begitu, DetektifKepo akan menampilkan foto tersebut di halaman "Foto Saya" dengan pertanyaan: "Apakah ini kamu?". Kalau kamu konfirmasi "ya", foto itu ikut dijadikan patokan tambahan agar pencocokan berikutnya makin akurat — tapi ini hanya terjadi kalau kamu sendiri yang mengkonfirmasi, tidak pernah otomatis.
Data pengenal wajah kamu hanya bisa diakses oleh DetektifKepo — tidak oleh fotografer, tidak oleh subjek foto lain, dan tidak dibaca manual oleh tim kami dalam operasional sehari-hari.
Fotografer hanya tahu bahwa fotonya berhasil dicocokkan ke seseorang — mereka tidak bisa melihat siapa kamu, siapa yang mengunduh, atau mengakses data pengenal wajah kamu sama sekali.
Kamu bisa mencabut izin foto wajah untuk sebuah event kapan saja dari halaman "Foto Saya" — setelah dicabut, wajah kamu langsung berhenti dipakai untuk mencocokkan foto baru dari event tersebut. Referensi pencocokan yang sudah tidak diperlukan dihapus otomatis sesuai jadwal di Kebijakan Retensi Data. Namun, data pengenal wajah utama (selfie akun) tetap disimpan selama akun kamu aktif guna mendeteksi pendaftaran akun ganda — bukan untuk mencocokkan foto di event yang izinnya telah dicabut.
Pengambilan dan penggunaan data wajah ini tunduk pada Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP No. 27/2022) sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. Semua aktivitas yang menyangkutnya — persetujuan, pencocokan, konfirmasi manual, pencabutan — dicatat untuk kepatuhan dan investigasi jika diperlukan.